Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan turut mendukung langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mempercepat penataan jalan khusus angkutan batubara serta pembahasan kontribusi perusahaan terhadap pembangunan kembali Jembatan Muara Lawai. Hal tersebut mengemuka dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Cik Ujang, yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Senin (9/2). Rapat ini melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para pemangku kepentingan sektor pertambangan batubara di wilayah Lahat, Muara Enim, dan PALI.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Sumatera Selatan menegaskan bahwa keberadaan jalan khusus angkutan batubara merupakan kebutuhan mendesak guna menjamin kelancaran distribusi energi sekaligus melindungi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan umum. Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen menjalankan peran pengawasan dan fasilitasi teknis agar pengelolaan transportasi batubara berjalan sesuai ketentuan, berwawasan lingkungan, serta mendukung target operasional jalur khusus yang optimal pada tahun 2026.
Selain penataan jalan khusus, rapat juga menyepakati pentingnya kontribusi sektor usaha dalam pembangunan kembali Jembatan Muara Lawai yang memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antarwilayah. Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan memandang sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pembangunan infrastruktur energi dan fasilitas publik di Sumatera Selatan dapat berjalan seimbang antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Komentar (0)
Tambahkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!